Home / Bangka / Gekraf Gerakkan Ekonomi Indonesia Dengan 3G

Gekraf Gerakkan Ekonomi Indonesia Dengan 3G

MUNTOK – Sandiaga Salahudin Uno berikan tantangan agar ekonomi kreatif di Indonesia termasuk Bangka Belitung mampu berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semula 4-5% menjadi 8-9%. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Gekrafs Bangka Belitung, Sabtu (10/04/2021).

Tak tanggung-tanggung Sandiaga tantang Gekrafs Babel bisa menghadirkan Drabel (Drama Bangka Belitung) untuk menggantikan drama-drama dari luar negeri yang begitu aktif dikonsumsi berbagai kalangan di Indonesia.

“Jika bangga buatan Indonesia, berarti bangga produk kreatif anak-anak bangsa, dan Gekrafs berada di garda terdepan,” ungkap Sandiaga Uno selaku Ketua Dewan Pembina Gekrafs Pusat, yang belakangan juga dikenal sebagai Bapaknya Ekonomi Kreatif Indonesia.

Sandiga Uno, yang juga merupakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) mengatakan, Indonesia melewati satu tahun lebih masa pandemi, Gekrafs sudah sangat beradaptasi dan terus berkolaborasi.

“Gekrafs harus melaksanakan 3G, yaitu Gerak Cepat, Gerak Bersama dan Garap Semua Potensi untuk bertahan dan menggeliat kembali,” ungkapnya.

Kepada Ketua Umum Gekrafs Pusat, Kawendra dan Tommy Setiawan sebagai Ketua Gekrafs Babel, Sandiaga Uno dalam sambutan yang dilakukannya melalui Zoom Meeting, juga mengingatkan agar aturan saat memasuki Bulan Suci Ramadan tentang larangan mudik dari pemerintah, Gekrafs di Indonesia termasuk Babel yang hadir menjadi Gekrafs ke 22 di Indonesia harus mampu menyikapi bersama dengan langkah-langkah antisipasi.

PR bagi Sandiaga Uno setelah berkunjung ke Pulau Belitung, Februari lalu, yaitu tentang keluhan Ongkos Kirim (Ongkir) untuk produk-produk ekonomi kreatif. Pesan ini dengan tegas disampaikan kepada keanggotaan Gekrafs untuk mengambil posisi siap sedia karena dua minggu mendatang pemerintah akan membuka program ‘beli online nasional’ atau PEBONAS (Pekan Beli Online Nasional).

Dijelaskannya, selama dua pekan di Bulan Ramadhan, akan diberikan begitu banyak voucher dan promo untuk produk ekonomi kreatif dan bonusnya adalah gratis ongkir.

Ini menjadi salah satu cara untuk mengganti kehadiran di kampung halaman. Tidak mudik dapat diganti dengan berkirim produk ekonomi kreatif seperti kuliner, kriya, fashion atau produk ekonomi kreatif seperti konten-konten film, animasi, musik, seperti sebuah lagu ciptaan Kawendra yang dinyanyikan Afgan berjudul Bukan Cinta Biasa.

Sandiaga Uno juga mengingatkan tentang Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu dan atau Musik yang baru saja disahkan, bertujuan untuk memberikan royalti kepada teman-teman pelaku ekonomi kreatif seperti musik secara kontinyu.

“Ambil kesempatan ini, ini merupakan pemberdayaan kita untuk ekonomi kreatif,” tegasnya.

Diakhir sambutannya, Sandiaga Uno mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Babel khususnya kepada Gubernur Erzaldi beserta istri, Melati Erzaldi atas berdirinya Gekrafs dan dukungan terhadap Gekrafs serta kepedulian terhadap ekonomi kreatif di Babel.

Melati Erzaldi pada kesempatan ini, setelah terpilih dan dilantik sebagai Ketua Dewan Penasehat Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) Bangka Belitung (Babel) berharap bimbingan dari Sandiaga Uno agar ekonomi kreatif Babel dapat berkembang semakin pesat.

“Babel menjadi mercusuarnya ekonomi kreatif yang ada di Indonesia,” tegasnya seraya berharap dan berseru, ‘Lets Go Bangka Belitung’.

Penulis : Nona
Foto : Umar
Editor : Imelda

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *