Home / Pangkalpinang / Ormas Laskar Merah Putih Akan Demo Kejari Pangkalpinang ,Kaitan SPPD DPRD Kota Pangkalpinang

Ormas Laskar Merah Putih Akan Demo Kejari Pangkalpinang ,Kaitan SPPD DPRD Kota Pangkalpinang

PANGKALPINANG- Akibat tidak kunjung usai permasalahan tentang kepastian Hukum kelanjutkan perkara penyalahgunaan uang Negara dalam SPPD 13 anggota DPRD Kota Pangkalpinang BangkaBelitung beberapa waktu lalu.

Membuat Ormas Laskar Merah Putih Provinsi Kep. Bangka Belitung (LMP Babel) merasa “Berang” akan ketidakpastian pihak Kejari Pangkalpinang dalam menyelesaikan perkara yang sudah menjadikan sang bendahara Sekwan DPRD Pangkalpinang (Budik Wahyudi) beberapa waktu lalu di penjara.

Direncanakan dalam waktu dekat ini , Ormas LMP. Babel tersebut akan melakukan aksi demo hingga melaporkan perihal ini secara resmi kepihak  Kejagung RI dikarenakan persoalan tersebut tidak kunjung usai dan mempertanyakan kinerja Kejari Pangkalpinang yang hampir tidak mempunyai prestasi dalam Tipikor.

Hal ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Mada Laskar Merah Putih (LMP Babel), Ferry Irawan didampingi salah anggotanya, saat ditemui para awak media disalah satu Kedai di Pangkalpinang, Berapa hari lalu (17/06/2019), menyikapi seputaran kasus SPPD DPRD Kota Pangkalpinang yang melibatkan 13 Anggota DPRD Kota yang masih aktif tersebut hingga tidak ada ujung penyelesaian secara hukum status mereka yang masih mengantung.

Pernyataaan Ferry secara gamblang ke awak media , menyingung kinerja Kejari Pangkalpinang dalam hal tersebut dan akan menyurati secara resmi kepihak Kejagung RI.

” Menurut saya ,  pihak terkait  dalam hal ini pihak Kejaksaan khusunya Kejari Pangkalpinang yaitu agar mempercepat proses itu dan tidak ada lagi penundaan biar memberikan rada puas di masyarakat. Kami ini juga dari Laskar Merah Putih menyikapi permasalah itu dan mengamati bahwa pihak kejaksaan terkesan memperlambat-lambatkan, kami maunya sebagai masyarakat selaku Ormas Laskar Merah Putih Provinsi Bangka Belitung agar pihak Kejari Pangkalpinang jangan sampai menunda-nunda lagi karena disitu uang rakyat yang dipergunakan mereka, jadi kalau memang dari Kejari Pangkalpinang kinerjanya seperti ini. Kami akan bersurat ke Kejagung RI secara resmi”, Tegasnya.

Dikatakan Ferry , bahwa Anggota DPRD Kota Pangkalpinang khususnya yang tersandung kasus tersebut, masih terpilih atau tidak terpilih kembali dalam pemilu 2019 yang baru dilaksanakan agar mereka semua bertanggung jawab atas perjalanan dinas yang mereka laksanakan.

“Walaupun mereka terpilih ataupun tidak terpilih sebagai anggota DPRD kembali, mereka tetap harus mengikuti prosedur hukum yang berlaku, tidak bisa  mereka terpilih lantas diam saja ataupun yang sudah tidak terpilih harus bertanggung jawab karena itu semua yang dipergunakan oleh dewan ya perjalan dinas, semua itu dikumpulkan dari jerih payah rakyat, jadi harus di proses secara hukum”, Papar Ferry.

Saat disinggung , apakah yang akan dilakukan ormas LMP Babel sekiranya Kejari Pangkalpinang tidak melakukan tindak lanjut kedepannya.

Di iyakan Ketua Mada LMP. Babel , Kami dari Laskar Merah Putih tetap akan mempertanyakan dan akan terus berjuang mengikuti permasalahan ini dan akan bertanya sampai kemana kinerja aparatur negara khususnya dari pihak Kejari Pangkalpinang, kalau seperti ini kinerja.mereka sangat bertentangan dengan sumpah jabatan mereka. Kalau memang pihak Kejari Pangkalpinang tidak serius pada perkara ini , kami dari Laskar Merah Putih tetap akan turun kejalan “Demo” menyuarakan ini biar masyarakat tahu bahwa kinerja dari aparat hukum kejari Pangkalpinang sangat tidak Profesional bagi kami,

Sementara itu dari kutipan salah satu media online ,  dengan alasan oadanya perintah dari atasan (Kejagung-red), Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejari)  Pangkalpinang memberhentikan sementara waktu “PENDING” pekerjaan rumah (PR) dalam hal dugaaan kasus tindakan pidana korupsi. (Maulana-Sumarwan).

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *