Home / Pangkalpinang / Ditpolairud Polda Babel Tangkap 4 Truk dan Sopir Batu Besi kisaran 40 Ton

Ditpolairud Polda Babel Tangkap 4 Truk dan Sopir Batu Besi kisaran 40 Ton

Pangkalpinang – Sabtu (02/09/17) setiba dikawasan pelabuhan resmi Pelindo II Pangkal Balam menggunakan kapal Roro dari Belitung dengan tujuan Bangka, Petugas Subdit Gakkum Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Dtipolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan tangkap tangan dan berhasil mengamankan 4 (empat) unit truck yang penuh dengan muatan batu besi (Batu Jek) hasil dari penambangan.

Dalam penjelasan Dirpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Lucas Gunawan SIK, Sabtu malam atau hari Jumat (1/9/2017) anggota Ditpolairud Polda Kep. Babel telah mendapatkan informasi dari masyarakat dikarenakan adanya pengiriman batu besi (Batu Jek) dari Belinyu dengan menggunakan kapal Roro dari Belitung tujuan Bangka pelabuhan Pangkal Balam.

“Menindak lanjuti info tersebut, kita mengerahkan anggota Polairud melakukan penjagaan di dermaga Pangkal Balam dan penyisiran mengenai hal tersebut. Sabtu (2/9/2017) ketika Kapal Roro dari Belitung sandar di Pelabuhan Pangkal Balam, maka Petugas melakukan pemeriksaan terhadap truck yang ada. Alhasilnya, diamankan 4 (empat) truck yang bermuatan batu besi (Batu Jek) hasil penambangan yang diketahui tidak dilengkàpi dengan dokumen yang sah”,ujar Lucas.

Beliau juga menambahkan, para supir truk dan muatan yang diamankan yaitu ;

1. Truck No Pol. B-9901-BDF dengan supir Erwin Kustari muatan 10 ton alamat tinggal sang supir Kampung asam kel. rangkui Kota Pangkalpinang.

2. Truck No Pol. E-8360-KF dengan supir Herman Susanto muatan 10 ton alamat supir simpang empat pangkal balam Kota Pangkalpinang

3. Truck No Pol BN 4258 LC dengan supir MULYADI muatan 10 ton alamat Supir Jln. jend. Sudirman Kel. perawas Tanjung Pandan Kab. Belitung.

4. Truck No Pol BG 8781 UD dengan supir Suprapto muatan 10 ton alamat supir jl. air mawar samping kantor kelurahan air mawar Kota Pangkalpinang.

” Sampai saat ini, barang bukti (BB) yang telah diamankan berupa 4 (empat) unit truck dan hasil tambang yang diduga batu besi / batu Jek sebanyak 40 (empat puluh) ton serta para supir truck juga untuk dimintai keterangan”, paparnya.

Dirpolairud juga mengatakan bahwa para pelaku disangka telah melanggar Pasal 161 UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba karena pelaku membawa minerba tanpa dokumen yang sah.

Sampai dengan berita ini diturunkan, Penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kep. Babel masih melakukan penyelidikan dan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan serta interogasi para supir dan berkoordinasi dengan para ahlinya guna menentukan apakah perbuatan para sopir tersebut ada unsur pidana ataukah tidak dan melanggar UU tentang penambangan minerba. Jika ditemukan adanya unsur pidana, maka Penyidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kep. Babel akan meningkatkan kemelakukan proses penyidikan yang lebih mendalam tentang hal tersebut. (0999)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *