Home / Pangkalpinang / ROY ARLAND”Bukan saya yang menyebar isu tersebut”

ROY ARLAND”Bukan saya yang menyebar isu tersebut”

Pangkalpinang-babellive.com. Beredarnya polemik “isu” yang terjadi disalah satu instansi terkemuka, dijajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung dalam perihal penerimaan uang suap sebesar Rp. 300 juta oleh oknum jaksa,dan Oleh Oknum Salah satu Wartawan yang tidak bertanggung jawab Sebesar 150 Juta

Dalam kesempatan ini, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum ) Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung, Roy Arland saat jumpa pers dengan beberapa awak media, Senin (28/08/17) diruang kerjanya di Gedung Kejati Babel, dengan sangat tegas menepis isu yang telah beredar dikalangan media

dirinya juga membantah dengan keras gosip tentang adanya oknum Jaksa yang telah terima uang sebesar Rp 300 juta.

“Mengenai pemberitaan adanya oknum Jaksa yang telah menerima uang itu tidak benar sama sekali dan saya katakan bahwa gosip tudingan yang menyebar tentang oknum Jaksa terima uang senilai Rp 300 juta itu bukanlah saya dan saya juga tidak tahu menahu mengenai hal ini dan baru mengetahui baru tadinya. Saya katakan secara pasti bukan saya yang menyebar gosip tersebut”, Tegas Kasi Penkum Kejati Babel Roy Arland.

Beliau juga menambahkan, tidak mengetahui secara pasti dari mana datangnya informasi tersebut dan siapa nara sumbernya sehingga adanya pemberitaan di berbagai media cetak lokal maupun online yang ada di Bangka Belitung.

Saat disindir oleh awak media mengenai kasus SPPD Fiktif yang sedang ditangani oleh pihak Kejari Pangkalpinang tersebut

Roy menjawab dengan lugas, ” Ini sebetulnya bukan ranahnya kita dan bukan domain saya, yang saya ketahui bahwa kasus SPPD fiktif DPRD kota Pangkalpinang sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak Kejari kota Pangkalpinang”.

Awal rancunya permasalahan ini, Kasi Penkum Kejati Babel Roy Arland ditenggarai dirinya Senin siang (28/08/17) didatangi oleh salah satu Jaksa dari pihak Kejaksaan Negeri Pangkalpinang dan secara sepontan telah menuding Kasi Penkum melakukan penyebar gosip adanya aliran dana sebesar 300 juta dari para anggota DPRD kota Pangkalpinang, 13 Dewan yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi SPPD fiktif yang sekarang dibidik oleh pihak Kejari Pangkalpinang tersebut. (0999)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *