Home / Bangka Barat / Warga Di Hebohkan Penemuan Mayat Di Pantai Mentigi

Warga Di Hebohkan Penemuan Mayat Di Pantai Mentigi

 

Parit Tiga–Warga di hebohkan dengan Penemuan Mayat Perempuan ibu rumah tangga bernama Wa Ade Tima (45) warga Desa Teluk Limau, di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pantai Dusun Mentigi Desa Teluk Limau Kecamatan Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat. Sabtu (15/2/2020) sekitar pukul 13.00 Wib.
Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh S.I.K Seizin Kapolres Bangka Barat AKBP DR.
Muhammad Adenan, A.S, S.H.S.IK. MH saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa, membenarkan adanya penemuan mayat perempuan, setelah mendapatkan laporan dari warga kita bersama Jajaran Mapolsek Jebus bergerak cepat turun ke lokasi TKP ( Tempat Kejadian Perkara).
Kapolsek menambahkan, Kronologis Penemuan
sekitar pukul 13.00 Wib
saudara Erwin beserta 2 (dua) rekan lainya berencana pergi mancing ke laut Siangau dan pada saat ingin mancari umpan di Pantai Mentigi Dusun Mentigi Desa Teluk Limau setempat. Kemudian tiba-tiba saudara Erwin melihat kaki manusia yang berada agak jauh ke tengah kemudian saudara Erwin langsung memanggil rekan-rekannya, untuk mengecek kaki tersebut dan di temukan mayat wanita yang menggunakan baju kaos putih dan celana warna ungu dengan posisi tengkurap. kemudian saudara Sudarman langsung menghubungi temannya yang berada di Dusun Mentigi untuk, menghubungi mantan Kades Teluk Limau saudara Haydir, kemudian sekira pukul 14.00 Wib datang saudari Fatmah  yang sedang mencari ibunya yang pergi dari rumah sekira pukul 08.00 Wib dan belum pulang ke rumah kemudiam saudari Fatma beserta bapaknya mengecek mayat wanita tersebut dan ternyata mayat tersebut saudari Wa Ade Tima yakni Ibu dari saudari Fatma, kemudian suami Almarhum langsung meminta tolong kepada saudara Erwin dan ke 2 (dua) rekannya untuk membantu mengangkat jenazah pulang ke rumahnya di Dusun Mentigi Desa Teluk Limau Kecamatan Parit Tiga.
Adapun keterangam dari suami almarhum saudara La Pou bahwa sebelumnya almarhum memang telah mengidap penyakit Epilepsi/Ayan selama kurang lebih 35 (tiga puluh lima) tahun dan sering kumat,” tegas AKP Muhammad Saleh S.I.K (SN)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *