Home / Bangka Barat / Tim Gabungan Razia Ponton Rajuk Di Aliran Sungai Jembatan Desa Sungaibuluh

Tim Gabungan Razia Ponton Rajuk Di Aliran Sungai Jembatan Desa Sungaibuluh

Jebus–Tim dari Jajaran Polsek Jebus yang tergabung dalam tim gabungan TNI AD dari Koramil Jebus, Satpol PP Kabupaten Bangka Barat, Pemerintah Kecamatan Jebus menggelar razia aktivitas penambangan bijih timah menggunakan Ponton Rajuk di aliran sungai jembatan Desa Sungaibuluh Kecamatan Jebus. Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 10.00 Wib.
Kapolsek Jebus AKP Muhammad Saleh S.I.K, mengatakan razia atau penegakan hukum atas kegiatan penambangan bijih timah ilegal Ponton Rajuk di aliran sungai jembatan dan tidak jauh dari fasilitas umum tersebut setelah pihaknya berulang melakukan imbauan larangan, tetapi tidak diindahkan oleh pihak penambang Ponton Rajuk.
“Kami terpaksa melakukan tindakan represif setelah sebelumnya berulang kali preemtif dan preventif, tetapi tidak diindahkan oleh penambang Ponton Rajuk,” katanya.
Kita bersama dengan Tim gabungan tidak mendapatkan aktivitas penambangan, karena di duga pada saat penambang mau bekerja sudah mengetahui kedatangan Tim gabungan langsung kabur meninggalkan lokasi aktivitas penambangan.
“Tindakan tegas penertiban sebagai bentuk keseriusan kami dalam menangani persoalan tambang bijih timah ilegal menggunakan Ponton Rajuk khususnya yang dilakukan di aliran sungai jembatan dan tidak jauh dari fasilitas umum,” katanya Kapolsek Jebus.
Menurutnya, tahapan tindakan tegas atas tindakan pelanggaran dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Polri.
Dalam penertiban itu, tim gabungan berhasil mengamankan barang bukti yang diduga kuat sebagai sarana atau alat tambang Ponton Rajuk, berupa Pipa Paralon 13 (tiga belas) batang, Drum 3 (tiga) buah drum utuh dan 1(satu) buah derum yang telah terpotong setengah, Selang Monitor 70 (tujuh puluh) M, Selang tanah 8 (delapan) gulung, Selang Sepiral 10 (sepuluh) buah, Mesin robin + Pompa Tanah 13 (tiga belas) unit, Mesin robin 10 (sepuluh) unit, Alat Gulung Tali 2 (dua) unit, dan Ember Baskom 1 (satu) buah. Adapun untuk seluruh barang bukti tersebut di amankan ke Polsek Jebus. Dengan di laksanakanya penertiban terhadap Aktifitas Tambang Ilegal Ponton Rajuk yang beroperasi di bawah jembatan Aliran Sungai Desa Sungaibuluh Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat di harapkan tidak ada lagi masyarakat coba-coba untuk melakukan kegiatan penambangan apa pun bentuknya di lokasi tersebut.
“Kami tidak melarang masyarakat melakukan penambangan bijih timah, selama aktivitas itu dilengkapi dengan dokumen sah yang diterbitkan oleh lembaga berwenang,” kata AKP. Muhammad Saleh S.I.K. (SN)

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *