Home / Bangka Selatan / Kawasan Hutan Bencah Sampai Saat Ini Jadi Misteri

Kawasan Hutan Bencah Sampai Saat Ini Jadi Misteri

Bangka Selatan — Terkait  dugaan maraknya terjadi penjualan kawasan hutan di Desa Bencah yang diragukan legalitasnya itu, yang diduga sudah dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentigan pribadinya. Sampai saat ini menjadi misteri di karenakan tidak ada titik terangnya sehingga jadi tanda tanya besar.

Namun, pada pemberitaan sebelumnya sudah di bahas dengaan hal yang sama tetap saja tak kunjung selesai, pada akhirnya untuk yang ke 2 kalinya ketua LSM LP KPK (Lembaga Swadaya Masyarakat Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Sulas Tio Setiawan bersama Sahriyal, LSM  FORASDA Babel mendatangi kantor Dinas Kehutanan Provpinsi Babel (Bangka Belitung). Sangat disayangkan pihak Dinas Kehutanan tidak bisa memberikan bukti-bukti apakah HP, HL, atau APL yang mana dari titik kordinatnya tersebut.

“Titik kordinat yang kalian kasih melaui WA itu adalah hutan APL tetapi itu masih diawang akan tetapi APL itu bukan Wilayah bebas, kemungkinan jadi itu wilayah  Desa karna pasti ada hak didalamnya atau bisa juga puya perorangan,” cetus Rudi selaku Sekretaris kepada Babellive.com, pada Kamis 27/06 saat di jumpai di ruang kerjanya.

Mengenai hal itu, untuk menindak lanjuti lebih lanjut, Sekretaris Dinas Kehutanan itu langsung mengarahkan LSM LP KPK  dan LSM  FORASDA kawanan ke KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Bangkaselatan.

“Untuk lebih lanjutnya kawan – kawan langsung ke KPH Bangkaselatan karna itu wilayah mereka jadi mereka lebih tahu tentang hutan di wilayah mereka,” sontak Rudi.

Saat disinggung awak media, jika terbukti hutan tersebut adalah benar HP atau HL dari pihak Dinas Kehutanan akan menindak tegas ke rana aturan hukum yang berlaku

“Menindaklanjuti permasalahan ini langkah-langkah kedepannya kalau memang itu terbukti hutan HP atau HL yang diperjual belikan kita akan melanjutkan sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia ini,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, seusai dari kantor  Dinas Kehutanan Provinsi Babel, awak media mendatangkan kantor Camat Air Gegas mencoba konfirmasi terkait adanya dugaan tersebut guna mengetahui titik terang misteri kawasan hutan itu.

“Kami tidak tahu adanya jual beli hutan tersebut dan kami akan memanggil Kadesnya dan kelompok penjual belinya karna yang bikin ricu permasalahan ini adalah kadesnya sendiri,” kata Tanjaya selaku Sekcam (Sekretaris Camat) saat di jumpai di ruang kerjanya.

Sementara itu, pihak dari Dinas KPH Bangkaselatan saat di konfirmasi awak media melalui pesan singkat whatsapp, dikemungkinan lagi sibuk sampai saat ini tidak ada balasan apapun. Sampai berita ini kami turunkan untuk yang kesekian kalinya.

Maulana.

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *