Home / Belitung / Pelaku Pencurian Kayu Ilegal Dikawasan Hutan Produksi ,Di Sikat Gakkum LHK Palembang

Pelaku Pencurian Kayu Ilegal Dikawasan Hutan Produksi ,Di Sikat Gakkum LHK Palembang

BELITUNG-BABEL

Tim Gakkum LHK Seksi Wilayah 3 Palembang , Dishut Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, UPTD KPHP Gunung Duren , didukung oleh Polres Belitung Timur, Subdenpom TNI dan Kodim 0414 Belitung pada Jum’at (19/10/2018) sekira  Pukul 02.30 dini hari telah berhasil mengamankan dua pelaku inisial J dan S serta mengamankan satu unit Truk bersama muatan kayu Balok yang diangkut tanpa dokumen disaat sedang melintas di jalan Sudirman Tanjung Pandan Belitung.

Kayu yang diamankan oleh Tim Gakkum LHK itu adalah hasil dari penebangan ilegal dari dalam kawasan hutan produksi di Gunung Duren, Simpang Trans desa Dendang kecamatan Dendang kabupaten Belitung Timur.

Sementara barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu unit Truk Mitsubishi warna kuning dengan nomor polisi BN 4122 AL berikut STNK beserta Kayu Balok.

Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera KLHK Edward Sembiring mengucapkan terima kasih kepada tim yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kasus ini bisa diungkap dengan baik dan berharap dapat memberikan rasa efek jera kepada para pelaku perusakan kawasan hutan,

” saya berterima kasih sekali kepada semua Tim yang telah bekerja sama dengan baik sehingga kasus ini bisa diungkap dengan baik dan saya juga berharap penangkapan ini dapat memberikan rasa efek jera kepada pelaku-pelaku yang lain”, jelasnya.

Edward tambahkan bahwa peredaran kayu ilegal merupakan kejahatan yang luar biasa dan tanpa penegakan hukum yang tegas, tidak akan memberikan efek jera. Kami berharap upaya penegakan hukum bisa memberikan efek jera dan kami akan memproses kasus ini sesuai hukum dan peraturan perundang-undangan,

“Peredaran kayu ikegal merupakan kejahatan yang luar biasa dan tanpa penegakan hukum yang tegas, pelaku tidak akan jera dan dalam kasus ini Gakkum akan memproses sesuai hukum dan peraturan perundangan yang berlaku”, jelas Edward menambahkan.

Kemudian Edward menyebutkan tersangka inisial J dan S berikut BB satu (1) unit Truk beserta kayunya dititipkan di Polres Belitung. Pelaku di jerat pasal 88 ayat 1 huruf a jo pasal 16 UU  18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, jo pasal 55 ayat 1 ke 1kuhp dengan ancaman sanksi pidana penjara paling singkat 1 satu tahun dan paling lama 5 lima tahun serta pidana denda paling sedikit Rp. 500.000.000,00,- ( Lima Ratus Juta Rupiah),

” pelaku dan BB sudah diamankan di Polres Belitung, pelaku dijerat dengan Undang Undang No.18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan”, sebutnya, Sabtu (20/10/2018).(**).

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *